Posts filed under 'opini'
Etika Berangkot
Sebenarnya dari SMP juga saya sudah akrab dengan angkot karena tiap hari harus naik angkot,sampai ahli kalau musti rebutan angkot (hehehe..) Gak juga siy, ya karena saya wanita sudah sepantasnya para pria-pria kecil dulu itu mengalah kalau rebutan angkot dengan saya,kecuali saat hari Jum’at saya yang harus mengalah demi menyelamatkan sholat jumat mereka.Lupakan zaman SMP. Waktu SMA beralih ke motor tersayang yang selalu setia menemani setidaknya 10jam tiap hari. Nah, sekarang setiap hari harus kembali berurusan dengan angkot, ya hampir tiap hari karena biarpun weekend juga bawaannya tetap naik angkot.
Dari pengalaman berangkot dan keluh kesah teman-teman yang berangkot,sepertinya perlu ada sedikit kesadaran diri dalam etika berangkot.Yupz, sebetulnya juga yang dibutuhkan hanya mencoba mengerti apa yang sedang dirasakan orang lain. Mungkin juga saya sering melakukan hal-hal yang membuat orang lain di angkot merasa kurang nyaman.
Pengalaman yang kurang menyenangkan :
1. Ada orang yang males geser
Pliz,semuanya juga pengen dapat tempat duduk di angkot.Mau asyik ngobrol atupun ngelamun terserah,tapi coba mengerti orang lain yang juga butuh tempat duduk.
2. Ada seorang wanita yang abis keramas,terus rambutnya digerai,dan ketika mau turun disibakkan, alhasil rambut basah itu mengenai muka teman saya yang cantik yang akhirnya ngomel-ngomel sendiri.
Mungkin mbak-mbak itu juga gak sengaja.Saran dari saya,buat mbak-mbak yang abis keramas dan berambut panjang kalau mau turun dari angkot,jangan menyibakkan rambut (obsesif kompulsif gadis tiara sunsilk),tapi aturlah rambut anda yang rapi di salah satu bahu anda dan turunlah dari angkot dengan gembira.
3. Ada seorang wanita yang pas mau turun, membungkuk dan pantatnya (*maaf) mengenai wajah teman saya yang akhirnya juga ngomel-ngomel sendiri.
Seperti point no.2 mungkin juga tindak ketidaksengajaan tapi cobalah agak berhati-hati kalau turun dari angkot,perhatikan anggota tubuh sendiri.
4. Ada sepasang kekasih yang agak vulgar pegang-pegangan dalam angkot.
Maaf ya,angkot itu milik umum,tidak menutup kemungkinan ada anak kecil yang seharusnya tidak mendapat tontonan seperti itu. Kita aja juga risih melihatnya.Gak malu lagi apa ya..
Mmmm..apalagi ya? point-point lain akan ditambahkan dari hasil wawancara dari pengguna setia angkot.
5 comments August 12, 2008
Arti Sebuah Kepercayaan
Entah kenapa, sebuah kalimat yang ada kata percaya-nya itu selalu sukses memberikan energi lebih buat saya.
Seperti ketika kedua orang tua berkata, ” Ibu dan Ayah percaya sama kamu..kamu pasti bisa.”
Atau seperti saat seorang berkata , ” mbak,****** percaya 100% sama kita untuk…..”
Atau juga saat kemarin Yola berkata,” La percaya ama pilihan warna mbak.”
entah mengapa kata-kata percaya itu selalu menyentuh hati saya..Apa saya yang terlalu sensitif ataukah memang kata percaya itu mewakili ungkapan pemberian amanat kepada kita?
Ada yang bisa membantu??
6 comments July 10, 2008
Vila Istana Bunga
Hari sabtu tanggal 5 juli 2008 kemarin ada jalan-jalan angkatan FT 2006.Yah, meski kira-kira hanya 40an orang yang ikut tapi masih bisa disebut sebagai jalan-jalan angkatan.Destination-nya Lembang,lebih tepatnya di kawasan vila Istana Bunga. Awalnya sih janjian kumpul di depan himpunan sekitar jam 14.30. Gak taunya nih makhluk cantik-cantik pada nelat,yaa nunggu ashar sekalian. Sebetulnya tidak semua yang ikut jalan-jalan harus berkumpul di depan HMFT,karena banyak juga yang ternyata sudah tahu tempatnya. 
Setelah pengaturan kendaraan dan puas berfoto-foto, sekitar setengah lima sore kita melaju ke Lembang dari kampus Ganesa ini. Para wanita dibagi menjadi 2 bagian,satu bagian berada di mobil Dida (Sitha,Mey,Ucy,Pp,dan saya),yang lainnya berada di mobil Afif (Melly,Iphiem,Yola,Liza,dan Veby).
Jalanan cukup padat karena musim liburan sekolah dan waktu weekend.Jalanan ke arah Lembang dipenuhi plat-plat nomer Jakarta. Perjalanannya standar,menuju Setia budhi-ke arah terminal Ledeng-belok ke Jalan Sersan Bajuri. Salah satu yang menjadi favorit saya di jalan ini adalah bunga-bunga berwarna-warni yang berjejer rapi di kiri dan kanan jalan.Yaiyalah karena memang bunga-bunga itu berada di kios penjualan.Jadi yang berminat mencari bunga-bunga dan daun-daunan,searching aja di Jalan Sersan Bajuri,tapi jangan lupa memperhitungkan cuaca di tempat tinggal anda apakah sesuai dengan karakteristik bunga tersebut atau tidak.
Duh ternyata perjalanannya masih panjang,dari Sapu Lidi dan Kampung daun masih naik ke atas,ikuti aja jalanan ke arah Cimahi (ada plat penunjuk) sampai menemukan gerbang vila Istana Bunga. Vila yang dituju berada di blok L1,vila Rahayu. Laper banget dan ternyata banyak yang bernasib sama..untung ada bakso lewat depan vila,agak mahal dibandingkan dengan porsinya,tapi coba pikirkan,tukang bakso itu berjalan cukup jauh serta naik turun untuk menjangkau vila ini.
Senja datang dan sore berganti malam,sholat maghrib dulu.Setelah sholat,sebagian berkumpul di ruang makan dan dapur dan sebagian yang lain genjrang-genjreng di ruang tamu dan luar. Di ruang makan sedang ribut menusuk jagung dan sosis serta mengoleskan mentega ke jagung.Di dapur,deden sibuk mencuci piring dan baskom,veby dan mbak pe mempersiapkan nasi,yang lainnya mempersiapkan mie spektakuler dipimpin oleh iphiem. Yang di luar vila sedang sibuk mempersiapkan arang yang rupanya susah banget dibakar.Nugget matang,nasi matang,mie telur bawang matang,dan jagung serta sosis siap dibakar.Saatnya makan,mmm..yummy!Semua berkumpul di depan vila. Setelah puas menyantap mie dan jagung bakar,anggota jalan-jalan kali ini dikumpulkan di ruang tengah.Ooo..rupanya ada game.Kata melly nama game-nya “Tujuh”,aturannya setiap orang mendapat kesempatan berhitung dan yang harus menyebutkan segala angka yang ada hubungannya dengan tujuh harus diam dan tepuk tangan.Yang salah kena hukuman,macam-macam tapi semakin malam hukumannya harus menjawab pertanyaan dari teman-teman.
Sudah bisa diduga kalau pertanyaannya ke arah privacy dan pengklarifikasian gosip yang berhembus.Untung gak kena hukuman!




Malam semakin larut,ngantuk,capek,dan dingin.Tapi rupanya acara belum berakhir karena ini memang acara puncaknya.Apalagi kalau tidak membahas segala macam permasalahan yang terjadi di angkatan kita.Mulai dari teman yang agak renggang dengan kita,teman-teman yang terlupakan,geng-geng(ampun deh..kata orang luar,ada 3 geng para wanita,geng Sitha,geng Melly,dan geng kerudung.hehehehehe..tenang aja bukan geng Nero kok),masalah Kulker yang alih destination,serta solusi-solusi permasalahan tersebut.Orang luar boleh berkata,yang pasti yang tahu kondisi kita sebetulnya adalah kita sendiri dan semoga segala solusi-solusinya segera diterapkan. Sekitar jam setengah2 pagi,acara selesai,para wanita beranjak ke kamar,dan para pria tidur di ruang tengah.
Tanpa terasa matahari pagi mulai muncul,jalan-jalan keliling vila yuk! Intinya lihat yang ijo-ijo (bukan duit tapi pepohonan),gunung,gemericik sungai,dan berbagi model vila buah karya para arsitek.Sempat berpikir tersesat,tapi ternyata langkah yang kita ambil menuju ke vila kita sendiri tanpa sengaja.hehehe..
Nasi kuning datang,saatnya sarapan.Selesai sarapan teman-teman saling bekerja sama membersihkan dan merapikan vila seperti semula.Saatnya bersiap pulang ke kostan! Setelah puas berfoto,sekitar pukul 10.00 kita melaju kembali ke kostan dan rumah masing-masing.
Pelajaran moral tanggal 5-6 Juli:
- Jangan hanya berpikir berapa harga bakso dan porsinya,tapi pikirin juga usaha serta kerja keras tukang bakso itu.
- Banyak hal yang harus dipelajari dan dimengerti dari berbagai orang yang berbeda karakteristiknya.
- Kalau ada komplotan anjing meraung-raung,tenang,baca doa,dan jangan lari karena memang ada majikannya.
- Kalau tersesat di kawasan vila jangan riweuh,kecuali tersesat di hutan.
6 comments July 10, 2008


