Posts filed under 'iseng'
Orang sering keterlaluan,tidak logis,dan hanya mementingkan diri sendiri;
Bagaimanapun maafkanlah.
Bila engkau baik hati,bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih;
Bagaimanapun berbaik hatilah.
Bila engkau sukses,engkau akan mendapat beberapa teman palsu dan beberapa sahabat sejati;
Bagaimanapun jadilah sukses.
Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu;
Bagaimanapun, jujur dan terbukalah.
Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam;
Bagaimanapun, bangunlah.
Bila engkau mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan,mungkin saja orang lain jadi iri;
Bagaimanapun,berbahagialah.
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini,mungkin saja besok sudah dilupakan orang;
Bagaimanapun, berbuat baiklah.
Bagaimanapun, berikanlah yang terbaik darimu.
Engkau lihat,akhirnya ini adalah urusan antara engkau dengan Tuhanmu;
Bagaimanapun ini bukan urusan antara engkau dengan mereka..
(Bunda Theresa)
So..ber-positive thinking-lah sama Allah. (semoga saya juga tidak lupa).
Dikutip dari buku La Tahzan for Teens
(*mendapat protes dari seseorang, “Teens mbak, umur berapa?” ^_^ saya cuma bisa senyum..biarlah karena inspirasi itu muncul begitu saja.Lagi jenuh sama textbook yang tebalnya bisa buat bantal dan bisa nyakitin orang kalo kejatuhan.)
2 comments September 20, 2008
Etika Berangkot
Sebenarnya dari SMP juga saya sudah akrab dengan angkot karena tiap hari harus naik angkot,sampai ahli kalau musti rebutan angkot (hehehe..) Gak juga siy, ya karena saya wanita sudah sepantasnya para pria-pria kecil dulu itu mengalah kalau rebutan angkot dengan saya,kecuali saat hari Jum’at saya yang harus mengalah demi menyelamatkan sholat jumat mereka.Lupakan zaman SMP. Waktu SMA beralih ke motor tersayang yang selalu setia menemani setidaknya 10jam tiap hari. Nah, sekarang setiap hari harus kembali berurusan dengan angkot, ya hampir tiap hari karena biarpun weekend juga bawaannya tetap naik angkot.
Dari pengalaman berangkot dan keluh kesah teman-teman yang berangkot,sepertinya perlu ada sedikit kesadaran diri dalam etika berangkot.Yupz, sebetulnya juga yang dibutuhkan hanya mencoba mengerti apa yang sedang dirasakan orang lain. Mungkin juga saya sering melakukan hal-hal yang membuat orang lain di angkot merasa kurang nyaman.
Pengalaman yang kurang menyenangkan :
1. Ada orang yang males geser
Pliz,semuanya juga pengen dapat tempat duduk di angkot.Mau asyik ngobrol atupun ngelamun terserah,tapi coba mengerti orang lain yang juga butuh tempat duduk.
2. Ada seorang wanita yang abis keramas,terus rambutnya digerai,dan ketika mau turun disibakkan, alhasil rambut basah itu mengenai muka teman saya yang cantik yang akhirnya ngomel-ngomel sendiri.
Mungkin mbak-mbak itu juga gak sengaja.Saran dari saya,buat mbak-mbak yang abis keramas dan berambut panjang kalau mau turun dari angkot,jangan menyibakkan rambut (obsesif kompulsif gadis tiara sunsilk),tapi aturlah rambut anda yang rapi di salah satu bahu anda dan turunlah dari angkot dengan gembira.
3. Ada seorang wanita yang pas mau turun, membungkuk dan pantatnya (*maaf) mengenai wajah teman saya yang akhirnya juga ngomel-ngomel sendiri.
Seperti point no.2 mungkin juga tindak ketidaksengajaan tapi cobalah agak berhati-hati kalau turun dari angkot,perhatikan anggota tubuh sendiri.
4. Ada sepasang kekasih yang agak vulgar pegang-pegangan dalam angkot.
Maaf ya,angkot itu milik umum,tidak menutup kemungkinan ada anak kecil yang seharusnya tidak mendapat tontonan seperti itu. Kita aja juga risih melihatnya.Gak malu lagi apa ya..
Mmmm..apalagi ya? point-point lain akan ditambahkan dari hasil wawancara dari pengguna setia angkot.
5 comments August 12, 2008
Antara Logika dan Perasaan
Sepertinya sudah lumayan lama agak mengabaikan perasaan dalam menghadapi suatu masalah atau mengambil suatu keputusan.Tapi bukan berarti sepenuhnya itu logika,karena memang dalam perjalanan ataupun prosesnya wanita lebih cenderung menggunakan perasaannya.Ada sesuatu yang beda,mungkin karena hidup di tengah-tengah kaum yang mayoritas pria membuat seseorang(wanita) lebih cenderung menggunakan logikanya.
Kata seorang senior,”Yang kuat,karena kita hidup di kampus cowok.”(*padahal jumlah wanita se kampus juga banyak banget).Itu artinya banyak wanita kuat* di kampus ini.* hati,pikiran,dan raga ^__^
Sudut pandang yang diambil pun sedikit berbeda ketika curhat dengan sahabat-sahabat lama.Mm..mereka juga semakin dewasa.
Banyak proses yang dijalani dengan perasaan dan sukses dihadapi dengan logika ketika terjadi masalah yang cukup menyiutkan hati.Seperti kasus dengan salah satu warna primer ^__^V.Dan itu cukup memberikan warna dalam hidup.
Tapi sekarang,entah mengapa harus bingung memilih atau condong ke logika seperti biasanya atau cenderung ke perasaan seperti dulu. Logika atau perasaan? Perasaan atau logika?
Karena sepertinya akhir-akhir ini lebih cenderung ke perasaan.
12 comments July 18, 2008
Arti Sebuah Kepercayaan
Entah kenapa, sebuah kalimat yang ada kata percaya-nya itu selalu sukses memberikan energi lebih buat saya.
Seperti ketika kedua orang tua berkata, ” Ibu dan Ayah percaya sama kamu..kamu pasti bisa.”
Atau seperti saat seorang berkata , ” mbak,****** percaya 100% sama kita untuk…..”
Atau juga saat kemarin Yola berkata,” La percaya ama pilihan warna mbak.”
entah mengapa kata-kata percaya itu selalu menyentuh hati saya..Apa saya yang terlalu sensitif ataukah memang kata percaya itu mewakili ungkapan pemberian amanat kepada kita?
Ada yang bisa membantu??
6 comments July 10, 2008
Looking back on the thing I done
I was trying to be someone
I play my part
And take you in the dark
Now let me show you the shape of my heart
I’m here with my confession
Got nothing to hide no more
I don’t now where to start
But to show you the shape of my heart
6 comments July 5, 2008
Gak jadi pulkam..
Rencananya tanggal 4-7 Juli ini saya mau pulkam. Mbak Shandy mau nikah.
Insya Allah pernikahan Mbak Sandhy sama abangnya akan diselenggarakan Minggu,6 Juli 2008 di Tuban.
wah..curang..angkanya cantik..060708
Ngomong-ngomong soal abangnya ini..sampai sekarang saya belum pernah ketemu ataupun kenal..bisa-bisanya!!
Sepertinya itu merupakan sebagian dari konsekuensi merantau mencari kitab suci ke barat..
Hmm pasti rame nich,,bisa-bisa lebih rame dari lebaran. Apalagi si mbak ini adik Ayah yang paling kecil..(meski badannya gede..peace!) Tapi ternyata, ujian Fenom batal tanggal 30 juni kemarin,walhasil ditunda tanggal 7juli. Hikz..nggak bisa pulkam karena niatnya tgl7 juli nya mau bolos SP.
mmmm..gak terasa ya..si mbak udah mau merit..ingat zaman dulu pas diboncengin naik sepeda ataupun naik motor pas mau berangkat sekolah. Ataupun pas jalan lewat lapangan,kemudian menembus sawah. Berangkat jm6 pagi,soalnya musti naik angkot lagi untuk mencapai SMPN dan SMAN 1 Tuban yang jauhnya hampir 6km dari my home sweet home. Nggak pernah menyesal menjalani masa-masa menyenangkan dan belajar hidup dari sana. Bersyukur sekali mempunyai orang tua yang mengajarkan anak-anaknya berjuang dan belajar hidup susah. Dan itu berguna sekali ternyata,apalagi saat merantau seperti ini.. Terima kasih yah,bu. Saat Dini SMA dan udah naik motor sendiri,si Mbak merantau di bumi UGM. Dan sekarang,saat saya terdampar di kampus Ganesha ini,si Mbak menikah. Sadarkah kau din,waktu berlalu begitu cepat..
Wish u all the best mbak!!
Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah..Amin..
*info tambahan :
sakinah : ketentraman
mawaddah :rasa kasih
rahmah : rasa sayang
3 comments July 3, 2008
Lift Labtek VI
Hmm…sodara-sodara se FT raya..lift di gedung kita setelah skian lama off..akhirnya aktif juga..Alhamdulillah..
Artinya :
# akses ke lantai 3 dan 4 lebih ringan..gak perlu pucat pasi lagi
# san clemente gak terkurung lagi..
# jadi males,dan olahraga naik tangga bakal hilang.
Tadi pagi udah sempet nyoba naik lift lagi..sendiri..gara-gara yang lain kalo diajakin naik lift pada takut.
Pas pintu ditutup..engggggg….gelap…gak ada lampunya sama sekali. Winaa…inget san clemente!!
Gak lagi deh naik lift sendirian..kalo gak kepaksa.
Yang baru dari lift : gelap gulita+jalannya lift sekarang mulus+gak perlu getar-getar kalo nyampe lantai tujuan.
Update : Lift udah ada lampunya,lebih terang sekarang,jadinya Insya Allah berani-berani aja naek lift sendirian.
3 comments June 23, 2008