Archive for August, 2008

Jika..

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,,

Jatuhkan cinta ini pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,,

Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu dan agar aku tidak lalai merindukanMu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,,

Izinkan aku menyentuh hati seseorang yang hatinya terpaut padaMu

* sebuah petunjuk! jadi ingat kalimat-kalimat di bundel soal gamais pas zaman TPB dulu

6 comments August 22, 2008

2 Awal yang Indah

1. Ya..hari ini hari pertama kuliah di semester5-ku. Kuliah lagi..kuliah lagi.Padahal baru sekitar 2 minggu SP berakhir dengan indah (Alhamdulillah). Alhamdulillah juga sempat pulkam meski cuma 6hari. Setidaknya 6hari itu memberi semangat baru untuk hari-hari mendatang. Entah kenapa saat di bandung kok pengen pulkam,tapi saat pulkam kangen bandung juga. Sepertinya kota bandung ini sudah cukup banyak memberi warna juga.Saat pulkam,hampir setiap orang,entah itu saudara nenek,sepupu ibu,budhe,tante,teman ibu,teman sendiri selalu melontarkan pertanyaan yang sama :

” sudah punya pacar mbak?” atau “sudah ada calon mbak?” atau “sama siapa din kamu?”

dan saya cuma bisa menjawab dengan:

“dereng..” atau “belum..” (dengan senyum yang menyedihkan)

hyaaaa..apa sih. Ya memang sudah terpikir ke arah situ,, Ingat kata-kata seorang teman,tapi lupa siapa, dia bilang “Yah mbak,anggap aja kata-kata dan pertanyaan mereka semua itu sebagai doa” Yup..Amin.

Semangat buat semester 5, konsentrasi..jangan males dan banyak ngelamun..(kebiasaan buruk kalo pikiran udah capek)!

2. Ramadhan 13 hari lagi..wah..

Ya Allah sampaikan kami di bulan Ramadhan-mu yang penuh rahmat dan ampunan..Amin

be Ready!

Semoga 2 point di atas yang diawali dengan indah juga berakhir dengan indah..Bismillahirrahmanirrahiim..

8 comments August 19, 2008

Etika Berangkot

Sebenarnya dari SMP juga saya sudah akrab dengan angkot karena tiap hari harus naik angkot,sampai ahli kalau musti rebutan angkot (hehehe..) Gak juga siy, ya karena saya wanita sudah sepantasnya para pria-pria kecil dulu itu mengalah kalau rebutan angkot dengan saya,kecuali saat hari Jum’at saya yang harus mengalah demi menyelamatkan sholat jumat mereka.Lupakan zaman SMP. Waktu SMA beralih ke motor tersayang yang selalu setia menemani setidaknya 10jam tiap hari. Nah, sekarang setiap hari harus kembali berurusan dengan angkot, ya hampir tiap hari karena biarpun weekend juga bawaannya tetap naik angkot.
Dari pengalaman berangkot dan keluh kesah teman-teman yang berangkot,sepertinya perlu ada sedikit kesadaran diri dalam etika berangkot.Yupz, sebetulnya juga yang dibutuhkan hanya mencoba mengerti apa yang sedang dirasakan orang lain. Mungkin juga saya sering melakukan hal-hal yang membuat orang lain di angkot merasa kurang nyaman.
Pengalaman yang kurang menyenangkan :
1. Ada orang yang males geser
Pliz,semuanya juga pengen dapat tempat duduk di angkot.Mau asyik ngobrol atupun ngelamun  terserah,tapi coba mengerti orang lain yang juga butuh tempat duduk.
2. Ada seorang wanita yang abis keramas,terus rambutnya digerai,dan ketika mau turun disibakkan, alhasil rambut basah itu mengenai muka teman saya yang cantik yang akhirnya ngomel-ngomel sendiri.
Mungkin mbak-mbak itu juga gak sengaja.Saran dari saya,buat mbak-mbak yang abis keramas dan berambut panjang kalau mau turun dari angkot,jangan menyibakkan rambut (obsesif kompulsif gadis tiara sunsilk),tapi aturlah rambut anda yang rapi di salah satu bahu anda dan turunlah dari angkot dengan gembira.
3. Ada seorang wanita yang pas mau turun, membungkuk dan pantatnya (*maaf) mengenai wajah teman saya yang akhirnya juga ngomel-ngomel sendiri.
Seperti point no.2 mungkin juga tindak ketidaksengajaan tapi cobalah agak berhati-hati kalau turun dari angkot,perhatikan anggota tubuh sendiri.
4. Ada sepasang kekasih yang agak vulgar pegang-pegangan dalam angkot.
Maaf ya,angkot itu milik umum,tidak menutup kemungkinan ada anak kecil yang seharusnya tidak mendapat tontonan seperti itu. Kita aja juga risih melihatnya.Gak malu lagi apa ya..

Mmmm..apalagi ya? point-point lain akan ditambahkan dari hasil wawancara dari pengguna setia angkot.

5 comments August 12, 2008

Pihak Goyang Erotis vs Ulama

Barusan,TVone menyiarkan Cover Story. Ceritanya, 3 oknum wanita yang profesinya lekat dengan goyangan erotis sengaja diadu dengan seorang ulama.3 oknum wanita tersebut terdiri dari seorang penyanyi dangdut yang kasetnya pernah dicekal gara-gara bonus barang aneh dan 2 orang penari latar.Temanya sudah bisa ditebak,pro dan kontra goyang erotis+pakaian mini.Pihak yang pro merasa tidak bersalah dan menganggap kalau profesinya tidak ada hubungannya dengan agama.
Begini kira-kira beberapa cuplikan sanggahan dari pihak pro :
” Jangan dikira saya tidak beragama (sambil mengucapkan syahadat).” *syahadat doank ya mbak??
” Kan ada Habluminallah dan Habluminannas, agama hubungan saya dengan Allah, sedang profesi saya Habluminannas, saya nggak peduli hubungan sama orang, agama itu urusan saya dengan yang di atas.”
” Kenapa sih wanita yang selalu diatur-atur, kenapa tidak pria?”
” Di prancis saja bebas, di timur tengah juga ada tari perut.” * emang beragama tergantung daerahnya ya mbak??
” Saya juga bingung harus gimana,baju mini itu kalau dipakai orang-orang biasa aja tapi kalau saya yang pakai wooowww (sambil lebay)”  * wew,kalo pada denger kata wooowww-nya itu bikin risih banget!
” Kemarin juga ada katanya saya goyang erotis depan anak-anak, salah sendiri bapaknya bawa anak pas saya goyang.” *emang tuh bapak-bapak juga oon,diajarin gak bener anaknya
Memang dari Pak MIH sebagai ulama ada banyak kalimat sakti yang membuat mbak-mbak itu tercengang dan gak bisa ngomong lagi, tapi dari beberapa kalimatnya, kalimat yang paling saya suka adalah
Agama itu hanya diterima oleh orang-orang yang ikhlas menerimanya.”
Yup,hanya orang-orang yang ikhlas menerima agama itu sendiri yang menganggap agama itu kebutuhan dan menjadikan agama itu dasar kehidupan termasuk profesi.

2 comments August 11, 2008

Ayah dan Ibu Juara 1 se-Dunia

Judul ini diadopsi dari buku kedua tetralogi laskar pelangi. Dalam buku/novel itu diceritakan kalau si Ikal menobatkan ayahnya menjadi “Ayah Juara 1 se-Dunia”.
Dalam postingan kali ini,Dini ingin menobatkan Ayah dan Ibu sebagai “Ayah dan Ibu Juara 1 se-Dunia”

Dini kangen :
- cium tangan ibu
- makan masakan ibu
- belanja bareng ibu
- cerita-cerita sama ibu (meski tiap hari telpon)
- menyapu dan menyiram tiap sore bareng ibu
- jemput ibu pulang kerja
- masak bareng ibu
- pergi sama ibu ke rumah nenek di Surabaya

Ibu itu paling gak ikhlas melihat Dini tidur siang,bawaannya disuruh beberes rumah sore-sore.

Dini juga kangen :
- cium tangan ayah
- dijemput ayah  saat pulkam
- pergi memancing sama ayah
- ditraktir ayah  makan bakso bareng ibu sama Aang
- diajarin renang sama Ayah (duh…udah intensif tapi masih belum bisa-bisa)
- brainstorming sama ayah
- disuruh nyuci motor
-pergi ke rumah mbah Nab bareng Ayah,Ibu,dan Aang

Ayah itu paling rajin ngingetin Dini untuk segera mandi di pagi dan sore hari.

Dulu,Kini,dan Nanti “Ayah dan Ibu Juara 1 se-Dunia”
Dini tahu Ayah dan Ibu berusaha keras memberikan yang terbaik buat Dini dan adik.Dimanapun jejak kaki ini melangkah, Ibu dan Ayah selalu di hati.

Ibu, jangan capek-capek dan jangan lupa istirahat..

Ayah,kurangin tuh merokoknya dan jangan lupa olahraga..

Semoga Ayah dan Ibu sehat selalu dan rizkinya lancar..
Ya Allah, jaga,lindungi,dan sayangi Ayah dan Ibu selalu..Amin

2 comments August 3, 2008


Categories

 

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blogroll

friends

Archives